Sejarah Singkat

Sejarah Singkat

Universitas Trisakti merupakan PTS pertama di Indonesia yang berhasil menyelenggarakan PDIE Universitas Trisakti yang dibentuk pada Tahun 2000 dengan Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas nomor: 202/DIKTI/Kep/2000. Saat ini PDIE memiliki 9 konsentrasi yaitu Manajemen Pembangunan Berkelanjutan, Manajemen Jasa, Islamic Economic Finance, Ilmu Akutansi, Manajemen Stratejik, Kebijakan Publik, Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Pemasaran.

Sejak berdirinya, PDIE Universitas Trisakti telah menetapkan Visi “Menjadikan PDIE Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti terkemuka dan berstandar Internasional dalam pendidikan S3 dan penelitian dengan tetap memperhatikan nilai – nilai  lokal dalam mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya yang terkait dengan 9 bidang tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup dan peradaban bangsa serta daya saing global Indonesia. Tentu visi ini terkesan sangat ambisius, namun dengan hal ini memaksa kami sebagai penyelenggara PDIE untuk berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan visi tersebut. Visi kami ini bukan saja sangat relevan namun juga sangat dibutuhkan menghadapi kondisi global saat ini khususnya dalam ekonomi, perdagangan dan teknologi.

Ini adalah salah satu tantangan serius yang sedang dihadapi oleh Indonesia, dan sudah merupakan tugas atau kewajiban setiap universitas tidak terkecuali Universitas Trisakti memperkuat daya saing Indonesia khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia. Oleh karena itu, PDIE ini bertujuan bukan saja untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan intelektual serta kemampuan profesionalitas yang tinggi yang berstandar internasional, namun juga mengembangkan kemampuan mahasiswa dan lulusan dalam melakukan penelitian ilmiah di bidang ekonomi khususnya ilmu ekonomi pembangunan berkelanjutan, jasa dan akuntansi serta Syariah. Untuk tujuan tersebut, PDIE telah merancang kurikulum untuk melatih mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan penelitian yang ketat. Kemampuan penelitian yang baik adalah termasuk penguasaan materi atau teori yang relevan, metodologi penelitian, dan keterampilan dalam diseminasi hasil penelitian. Karakteristik ini tercermin dalam hasil kegiatan belajar mengajar.